NVQj910czLPcwTJMLbQuHp6gW0FspGm7y0kyhjv7

Cara Mengembalikan File Virus Ransomware Untuk Memulihkan Data

Cara Mengembalikan File Virus Ransomware
Cara Deskripsi File Virus Ransomware Untuk Memulihkan Data Yang Terenkripsi

Cara Deskripsi File Virus Ransomware Untuk Memulihkan Data Yang Terenkripsi - Lanjutan dari artikel yang kemarin Virus Ransomware Pengertian dan Cara Terbaik Untuk Mencegahnya. Sekarang kita bahas bagaimana cara mengembalikan file yang rusak karena virus tersebut. Ransomware sebenarnya telah ditemukan pada tahun 2013, dan bahkan sampai saat ini belum ada anti virus yang dapat mengembalikan file yang terinfeksi virus tersebut. Jika file yang sudah terinfeksi di buka maka virus tersebut akan otomatis menyebar keseluruh perangkat pc atau laptop kita.

Cara Deskripsi File Virus Ransomware

Sebelum mengetahui cara untuk mengembalikan file yang terinfeksi oleh virus ransomware sebaiknya kita Beralih sebentar ke motif si pembuat atau penyebar Ransomware

Dengan efek berbahaya yang ditimbulkan virus tersebut kepada data-data penting, si pembuat virus memanfaatkanya untuk mencari keuntungan. Si pembuat akan menawarkan descriptor dengan meminta sejumlah uang untuk tebusan. Dan jumlahnya pun tidak sedikit, banyak yang menawarkan untuk satu descriptor virus seharga lebih dari sepuluh juta rupiah. Itulah alasan kenapa sekarang sangat banyak kasus pengguna yang terkena virus tersebut. Mereka membuat dan menyebarkan untuk meraup keuntungan yang sebesar-besarnya. Dan saya belum menemukan satupun testimoni setelah menebus dengan sejumlah harga yang ditawarkan tidak menjamin data dapat kembali seutuhnya. Maka dari itu kita sangat membutuhkan cara untuk deskripsi virus ransomware.

Berikut beberapa istilah penting dalam kasus ini:

  • Enkripsi: adalah istilah proses untuk mengunci file atau data agar tidak bisa dibuka.
  • Dekripsi: adalah istilah dari pengembalian file atau data yang telah terenkripsi atau terkunci.
  • Metode Enkripsi: adalah beberapa metode untuk melakukan enkripsi atau penguncian file dan data. Sebagai contoh beberapa metode seperti: RSA, AES, dan lain-lain
  • Decryptor: adalah suatu program atau tool yang digunakan untuk proses deskripsi suatu file yang terkunci biasanya dengan key yang sudah ditemukan.
  • Ransom Note: Catatan dari si pembuat virus, biasanya berisi penawaran untuk mendeskripsikan file yang terekripsi.

Contoh ektensi file yang terinfeksi virus ransomware:

.mzlq .jope .het  .reco .nesa .besub .LITAR .neras .bufas .raldug .refols .grovas .tvjpprjw .ijpkwfads .promoz .uxivi .pvfwo .blower .unecessmw .crypt@2019 .taurecomra1987@aol.com .FIT .adobe .rumba .adobee .rfgoh .cjmlnhi .djvuu .shadow QVWVZCV BIZER

Bagaimana jika sudah terlanjur terkena virus Ransomware?

Jika terinfeksi virus tersebut kita tidak bisa menggunakan anti virus untuk membuka atau cara deskripsi virus ransomware, melainkan kita butuh decryptornya untuk memulihkan file atau data yang terenkripsi. Caranya adalah anda mengunjungi website ID Ransomware atau bisa juga ke No More Ransom. Upload file yang terenkripsi kedalam situs tersebut untuk mengetahui jenis Ransomwarenya dan cara mendeskripsinya. Jika di website tersebut hasil tidak ditemukan berarti memang belum ditemukan untuk jenis Ransomwarenya. Solusinya menunggu sampai deskriptornya ditemukan, biasanya memerlukan beberapa bulan sampai deskriptornya virus ransomwarenya ditemukan. 

Akhir Kata

Semoga artikel cara deskripsi virus ransomware untuk memulihkan data yang terenkripsi ini bermanfaat dan secepatnya ada solusi untuk virus Ransomware. Karena banyak sekali pihak yang dirugikan oleh tangan jahil si pembuat virus demi meraup keuntungan.

Related Posts

Posting Komentar