NVQj910czLPcwTJMLbQuHp6gW0FspGm7y0kyhjv7

Virus Ransomware Pengertian dan Cara Terbaik Untuk Mencegahnya

Baru-baru ini saya melihat banyak sekali kasus komputer pengguna windows yang terkena Ransomware, virus tersebut tergolong malware berbahaya yang dapat menginfeksi atau merusak data pada komputer. Biasanya semua file yang telah terinfeksi terekripsi kedalam extension yang berbeda, misalkan file doc(.doc) ekstensionya atau type menjadi(.igdm .mzlq .jope .STOP .Puma .Djvu .Promo .Drume .DOCM atau type menjadi MMPA dan lain-lain). Jika kita menghapus ekstensionnya dan merubah ke aslinya tetap file tidak akan bisa dibuka.

Pengertian Virus Ransomware dan Cara Mengatasinya

Biasanya si pembuat virus ransomware akan meminta tebusan untuk membuka file yang terenkripsi atau terkunci. Mereka mematok harga yang sangat mahal, dan ada banyak kasus si korban membayar tebusan tetapi dipermainkan oleh pembuat virus dengan menyuruh mentransfer terus menerus. Jadi jika anda terkena virus tersebut alngkah baiknya berhati-hati jangan sampai terjebak dengan iming-imingan semua file akan kembali.

Bagaimana agar terhindar dari virus Ransomware?

Berikut ada beberapa tips agar terhindar dari virus Ransomware:

1. Selalu Update Anti Virus serta gunakan Anti Malware

Perusahaan anti virus sedang gencar melakukan upaya pencegahan virus ransomware, untuk itu selalu cek apakah anti virus anda terdapat pembaharuan. Serta aktifkan windows defender bawaan windows jika hal tersebut tidak menggangu program yang terinstal di komputer. Tambahkan anti malware seperti malwarebytes untuk pengaman tambahan.

2. Hati-hati ketika mendowload sesuatu di internet

Kebanyakan kasus korban virus ransomware berasal dari download file seperti crack software dan beberapa software ilegal. Selalu pastikan file/software yang terdownload merupakan file/software asli, selalu lihat ukuran hasil download. Jika ada yang tidak wajar alangkah baiknya langsung dihapus jangan pernah mencoba klik atau instal. Gunakan juga VirusTotal untuk mengecek file/software tersebut tidak mengandung virus maupun malware.

3. Teliti ketika menerima email

Terkadang virus ransomware juga dikirim lewat email, jangan sekali-kali klik tautan link mencurigakan di email. Bisa jadi link tersebut mengarah ke website si pembuat ransomware. baca juga: 7 Solusi Windows 10 Lemot Agar Performa Lebih Cepat

4. Matikan fitur Autoplay Hardware

Untuk mencegah penyebaran virus ransomware agar tidak semakin meluas bisa dilakukan dengan mematikan Autoplay Hardware pada windows. Caranya pergi ke Control Panel -> Hardware -> Autoplay -> Lalu hilangkan centang pada Use Autoplay for All Media.

5. Backup file penting

Selalu backup file penting anda, ini cara terbaik jika tiba-tiba virus ransomware menyerang komputer kita. Cadangkan ke cloud, usb atau hardware yang tidak terhubung ke komputer. Kita tinggal merestore atau mengambil file kita dari media backup seandainya file yang terserang virus menjadi rusak.

Akhir Kata

Semoga artikel virus ransomware pengertian dan cara terbaik untuk mencegahnya bermanfaat agar kita bisa menghindarinya atau mencari tindakan yang tepat jika terkena virus ransomware

Related Posts

Posting Komentar